Melepas 68 Juta Saham, Baramega Citra Mulia Mengurangi Porsi Kepemilikan di PGUN Milik Haji Isam

by

admin

, on

Saijaansmart.com Kalsel – PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) perusahaan sawit milik H Isam mengumumkan bahwa salah satu pemegang sahamnya PT Baramega Citra Mulia Persada telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada 16 Januari 2025. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan oleh Direktur PGUN Tamlikho pada Jumat (17/1) disebutkan bahwa PT Baramega Citra Mulia Persada telah menjual sebanyak 68.262.250 lembar saham PGUN dengan harga Rp318 per saham.

Transaksi ini dilakukan dalam rangka divestasi dengan tujuan untuk mengurangi kepemilikan saham langsung. Setelah transaksi kepemilikan saham PT Baramega Citra Mulia Persada di PGUN berkurang menjadi 900 juta lembar saham atau sekitar 1569%. Sebelumnya mereka memegang 968.262.500 lembar saham setara dengan 1688%.

Perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan sawit ini juga melaporkan kinerja keuangan yang kurang menggembirakan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2024. PGUN mencatatkan laba bersih sebesar Rp1847 miliar anjlok 8298% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp10854 miliar. Laba per saham juga terjun bebas menjadi Rp322 dari posisi Rp2048 di tahun sebelumnya.

Pendapatan bersih perusahaan tercatat sebesar Rp38782 miliar turun 3691% dibandingkan dengan Rp61479 miliar pada tahun sebelumnya. Laba kotor tercatat sebesar Rp6990 miliar jauh lebih rendah dibandingkan Rp16772 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian beberapa pos pengeluaran mengalami penurunan. Beban umum dan administrasi turun menjadi Rp2820 miliar dari sebelumnya Rp3061 miliar. Selain itu beban keuangan juga mengalami penurunan menjadi Rp3033 miliar dari Rp3626 miliar.

Namun laba sebelum pajak PGUN mengalami penurunan signifikan hingga 8289% mencatatkan Rp2391 miliar dibandingkan dengan Rp13982 miliar tahun lalu. Meskipun demikian ekuitas perusahaan tercatat meningkat menjadi Rp164 triliun sedikit lebih tinggi dibandingkan akhir tahun lalu yang tercatat sebesar Rp162 triliun.

PGUN yang didirikan pada tahun 1995 mengelola perkebunan kelapa sawit seluas 12.800 hektare dan memiliki pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 60-90 ton per jam. Perusahaan ini memproduksi minyak sawit mentah dan minyak inti sawit mentah didukung oleh unit bisnis lainnya seperti konstruksi dan transportasi.

Tags:

Share:

Tinggalkan komentar